Alhamdulillah, pada hari Ahad, 24 Februari 2019 yang lalu, Dr. Nurmawati Syakroni bersama Team Devisi Herbal, Bangkit Pengusaha Muslim (BPM) telah menghadap Tokoh Ulama Riau: Buya Dr. Musthafa Umar Lc. MA. di Yayasan yang dinaungi oleh beliau bersama Ustaz Abdul Somad, Yayasan Manhaj Tafaquh seluas 8 hektar,  di Lubuk Sakat, Kampar, Riau.

Alhamdulillah hasil dari pertemuan dengan Buya Dr. Musthafa Umar kemarin, respon beliau sangat positif. Dengan kerjasama bersama Dr. Nurmawati Syakroni (Herbal An-Nabaat Riau) dan Team Devisi Herbal, Bangkit Pengusaha Muslim (BPM) InsyaAllah Buya Dr. Musthafa Umar akan segera merealisasikan di tapak Yayasan Manhaj Tafaquh, Lubuk Sakat:

1. Rumah Sehat. Dengan tenaga medis profesional menggunakan resep herbal. Sudah disiapkan rumah rawatan 18 kamar (tampak dalam foto). InsyaAllah pasien akan lebih cepat sembuh dengan suasana di sana setiap hari hampir 24 jam ada bacaan Al-Quran. ( Pondok Al-Quran).
2. Sudah disediakan lahan untuk penanaman herbal.
3. Rawatan terapi herbal dengan Sauna.

Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada Buya Dr. Musthafa Umar Lc. MA., Ustaz Idris serta seluruh warga Yayasan Manhaj Tafaquh yang telah sudi menyambut kedatangan kami. Semoga Ukhuwah yang terjalin ini berpanjangan, serta apa yang kita cita-citakan untuk kemajuan ummah dipermudahkan oleh Allah swt. Amin Ya Robbal ‘Alamin.

InsyaAllah dengan berjamaah kita akan kuat!

Buya Dr. Mustafa Umar Lc. MA. dan Ustaz Idris.



Dr. Nurmawati Syakroni bersama isteri dan putera Ustaz Abul Somad Lc. MA.












Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 23 Februari 2019 yang lalu,  Dr. Nurmawati Syakroni, bersama dr. Rahman (owner Sultan Resto)  dan Team Divisi herbal, Bangkit Pengusaha Muslim (BPM) telah bersilaturahmi ke rumah Wakil Walikota Pekanbaru, Bapak Ayat Cahyadi.

Kunjungan ini boleh dikatakan sebagai kunjungan balasan karena pada minggu sebelumnya dr. Rahman dan Bapak Wakil Walikota telah sudi berkunjung ke rumah Dr. Nurmawati Syakroni Di Bangi, Selangor, Malaysia. Juga bagi melanjutkan apa yang telah dibicarakan di Malaysia,

Alhamdulillah, satu hal yang sangat mengembirakan kami, Bapak Wakil Walikota sangat mendukung adanya Industri Herbal Di Pekanbaru dan akan MEMBANTU DALAM PENGURUSAN PERIZINAN BPPOM.

Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada Walikota Pekanbaru, Bapak Ayat Cahyadi dan isteri yang telah sudi menerima kedatangan kami. Semoga Ukhuwah yang terjalin ini berpanjangan, Juga apa yang kita cita-citakan untuk kemajuan ummah dipermudahkan oleh Allah swt. Amin Ya Robbal ‘Alamin.

InsyaAllah dengan berjamaah kita akan kuat!










Para peserta pelatihan melakukan praktikal mengolah obat herbal.

Alhamdulillah tanggal 28 Januari 2019 yang lalu Dr. Nurmawati Syakroni sudah kembali dari Negara Brunei Darussalam mengadakan pelatihan herbal di sana atas undangan Darusysyifa' Warrafahah, dan kembali dengan membawa satu berita gembira.

Darusysyifa' Warrafahah merupakan sebuah Yayasan Pengobatan Islam yang dinaungi oleh Kebawah Duli Yang Mulia Baginda Sultan Brunei Darussalam sendiri. Alhamdulillah, hubungan baik serta kerjasama dengan Darusysyifa' warrafahah Negara Brunei Darussalam telah terjalin sejak tahun 2012. 2 kali setiap tahun  Dr. Nurmawati akan diundang mengadakan pelatihan herbal di sana.

Insyaallah kurikulum yang telah diajarkan di Brunei ini juga akan diajarkan di dalam pelatihan-pelatihan herbal yang akan kita adakan bersama Bangkit Pengusaha Muslim, Pekanbaru, Riau.

Pelatihan herbal ini juga mendapat kunjungan langsung oleh Datuk Paduka Ahmad Bukhari, (mengenakan rompi dan peci abu-abu) sebagai Yang dipertua AJK Tadbir Darusysyifa' Warrafahah. Di dalam kerajaan Brunei Darussalam beliau menjabat sebagai naib/wakil Mufti Negara Brunei Darussalam.

Sehabis pelatihan herbal, program dilanjutkan dengan rapat antara Dr. Nurmawati Syakroni bersama Datuk Ahmad Bukhari bersama AJK Darusysyifa' Warrafahah yang lain tentang rencana membangunkan industri herbal, apotik dan pabriknya untuk Negara Brunei sendiri, juga Indonesia dan Malaysia. Satu proposal/kertas kerja insyaallah sedang disiapkan untuk dibawa menghadap Kebawah Duli Yang Mulia Baginda Sultan Brunei. Semoga Allah swt meredhai segala niat baik dan cita-cita kita semua ini. Amin ya Robbal 'alamin.

Datuk Paduka Ahmad Bukhari sedang ikut mendengar penerangan Dr. Nurmawati tentang herbal sebagai obat kanker.

Rapar bersama Tim pendidikan perawat Darusysyifa' Warrafahah bersama Datuk Paduka Ahmad Bukhari sebagai Yang Dipertua.










Foto Dr Nurmawati Bt Syakron Apt Ph D bersama Komisioner KPU Riau, Abdul Hamid, Selasa (15/1)
BANGAI.ID, PEKANBARU -- Salah seorang dosen Biologi dan Kimia Universitas Islam Riau (UIR), Nurmawati Syakroni Apt Ph D menemukan obat herbal untuk berbagai penyakit, yang ia temukan sejak beberapa tahun lalu.

Sejumlah temuan-temuannya tersebut ia peroleh melalui penelitian di labor University Putera Malaysia (UPM), dimana ia juga meruapakan salah satu peneliti di laboratorium kampus tersebut. 

"Awalnya hanya untuk satu dua penyakit yang coba saya teliti, dan mengobati tetangga serta orang-orang terdekat. Namun Allah mungkin memberikan saya amanah, Alhamdulillah cukup banyak yang mendapatkan kesembuhan, dan dari mulut ke mulut bertambah ramai yang tahu. Sampai sekarang sudah 81 jenis obat yang kami hasilkan," kata perempuan asli Dalu, Rokan Hulu ini, Selasa (15/1).

Bahkan untuk sejumlah penyakit yang diklaim belum ada obatnya, juga ditemukan oleh dosen ini, di antaranya AIDS atau HIV, Hepatitis B, demam berdarah, penyakit kulit langka, dan beberapa penyakit lainnya. 

Ia juga menyebutkan bahwa di tempat prakteknya di Malaysia, ia juga sudah berhasil menyembuhkan 8 orang penderita HIV/AIDS hingga saat ini. Hasil temuannya juga sudah dipublikasikan melalui sejumlah surat kabar di Malaysia. 

"Untuk proses kesembuhan mereka itu bervariasi, ada yang 6 bulan, dan ada juga yang mencapai 1 tahun. Tergantung dari imunitas tubuh masing-masing penderitanya," ulasnya. 

Untuk obat HIV AIDS tersebut dinamakan dengan Herba Annabat, HN57. Dengan 60 buah kapsul hanya dijual dengan harga Rp 100 ribu.

Ia berharap, agar obat-obatan herbal yang ditemukannya bisa lebih dikembangkan di Riau. Resep obat herbalnya disebutkan Nurmawati berasal dari 125 jenis tanaman, yang sebagian besar ada di Indonesia.

"Kalau dibandingkan dengan Malaysia, jumlah tumbuhan untuk herbal jauh lebih banyak di sini. Tapi kadang kita banyak yang belum tahu, dan menganggap benalu dan rumput yang tidak berguna. Jangan remehkan rumput-rumput di pinggir jalan, atau ganggang di laut Riau ini, semuanya punya khasiat," ujarnya. 

Salah seorang mantan murid Nurmawati, Abdul Hamid, yang saat ini juga penjabat sebagai Komisioner KPU Riau mengatakan, sejak kuliah dulu, Nurmawati memang sudah gemar melakukan penelitian-penelitian. 

Saat ini dikatakan Hamid, negara Brunei dan Malaysia sangat tertarik dengan obat herbal temuannya, dan berencana mendirikan pabrik obat herbal. 

"Saya mahasiswa beliau, saat ini beliau sudah sukses di Malaysia, kita support karena membanggakan nama Riau, kita juga support produk herbal ini dikembangkan di Riau, karena akan banyak membantu banyak orang," ujarnya. 

Ditambahkan Hamid, Nurmawati juga merupakan seorang apoteker, dan saat ini berencana akan mengembangkan produk herbal di Riau. 

"Kita sangat dukung, semoga ini bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat nantinya," tuturnya. 


Hubungi Kami

"Apakah anda punya masalah kesehatan? seperti kanker, kista, asam urat, diabetes, darah tinggi atau masalah kesehatan yang lain? Sementara anda juga sudah puas berobat ke Dokter/Rumah Sakit?"

"Alhamdulillah dengan izin Allah SWT, ramai yang telah berhasil sembuh.. Bagaimana pula dengan anda?

Untuk pertanyaan atau konsultasi kesehatan, hubungi wakil kami di Riau, Indonesia:

AS'AD TAMBUSAI
0813-72175729 (call/sms/whatsapp)
E-mail: annabaatriau@hotmail.com

Atau buat temujanji
dan datang ke alamat kami:

PENGOBATAN HOLISTIK HERBAL
AN-NABAAT (DR. NURMAWATI)

Jln. Garuda Sakti Km. 7.5
Masuk Jln. Kijang Putih. Gg. Herbal
Desa Karya Indah. Kec Tapung
Kab. Kampar. 28464 Riau

Lihat google map:
https://goo.gl/maps/Rbzs39TPzau

WAKTU OPERASI:
Setiap Hari: Senin - Minggu
8.00 - 18.00 (WIB)

Video Herbal An-Nabaat