Tampilkan postingan dengan label Dr Nurmawati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dr Nurmawati. Tampilkan semua postingan

A'uzubillahiminassyaithonirrojim..
Bismillahirrahmanirrahim..

Assalamu'aikum dan Salam Sejahtera.

Insyaallah bagi tuan/puan yang berada di Malaysia yang perlukan dan berhajat ramuan herba Dr. Nurmawati Syakroni, madu tualang asli atau Koleksi tudung-tudung yang cantik.

Boleh datang ke tempat baru kami:

RUMAH SIHAT AN-NABAAT
(Dr. Nurmawati Syakroni Apt. Ph.D)
Lot 2445-F, Jenderam Hilir
Bt 26 Bt 30 Jln Kajang Dengkil
43800 Dengkil, Selangor Darul Ehsan
Malaysia.

Lihat Google map:
https://maps.app.goo.gl/vLhb7

Dr. Nurmawati Syakroni
+6019-3917945 (call/whatsapp)

Khairunnisa’ Binti Rinaldi
+6019-27643 (call/whatsapp)

E-mail: an-nabaat@hotmail.com

Jangan lupa ikuti kami di sosial media:

www.an-nabaat.blogspot.com
www.facebook.com/herbaannabaat
www.instagram.com/herbaannabaat

Untuk perkembangan terkini ikuti channel an-nabaat di Telegram:
https://telegram.me/annabaatriau


Terimakasih !


Alhamdulillah, pada hari Ahad, 24 Februari 2019 yang lalu, Dr. Nurmawati Syakroni bersama Team Devisi Herbal, Bangkit Pengusaha Muslim (BPM) telah menghadap Tokoh Ulama Riau: Buya Dr. Musthafa Umar Lc. MA. di Yayasan yang dinaungi oleh beliau bersama Ustaz Abdul Somad, Yayasan Manhaj Tafaquh seluas 8 hektar,  di Lubuk Sakat, Kampar, Riau.

Alhamdulillah hasil dari pertemuan dengan Buya Dr. Musthafa Umar kemarin, respon beliau sangat positif. Dengan kerjasama bersama Dr. Nurmawati Syakroni (Herbal An-Nabaat Riau) dan Team Devisi Herbal, Bangkit Pengusaha Muslim (BPM) InsyaAllah Buya Dr. Musthafa Umar akan segera merealisasikan di tapak Yayasan Manhaj Tafaquh, Lubuk Sakat:

1. Rumah Sehat. Dengan tenaga medis profesional menggunakan resep herbal. Sudah disiapkan rumah rawatan 18 kamar (tampak dalam foto). InsyaAllah pasien akan lebih cepat sembuh dengan suasana di sana setiap hari hampir 24 jam ada bacaan Al-Quran. ( Pondok Al-Quran).
2. Sudah disediakan lahan untuk penanaman herbal.
3. Rawatan terapi herbal dengan Sauna.

Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada Buya Dr. Musthafa Umar Lc. MA., Ustaz Idris serta seluruh warga Yayasan Manhaj Tafaquh yang telah sudi menyambut kedatangan kami. Semoga Ukhuwah yang terjalin ini berpanjangan, serta apa yang kita cita-citakan untuk kemajuan ummah dipermudahkan oleh Allah swt. Amin Ya Robbal ‘Alamin.

InsyaAllah dengan berjamaah kita akan kuat!

Buya Dr. Mustafa Umar Lc. MA. dan Ustaz Idris.



Dr. Nurmawati Syakroni bersama isteri dan putera Ustaz Abul Somad Lc. MA.












Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 23 Februari 2019 yang lalu,  Dr. Nurmawati Syakroni, bersama dr. Rahman (owner Sultan Resto)  dan Team Divisi herbal, Bangkit Pengusaha Muslim (BPM) telah bersilaturahmi ke rumah Wakil Walikota Pekanbaru, Bapak Ayat Cahyadi.

Kunjungan ini boleh dikatakan sebagai kunjungan balasan karena pada minggu sebelumnya dr. Rahman dan Bapak Wakil Walikota telah sudi berkunjung ke rumah Dr. Nurmawati Syakroni Di Bangi, Selangor, Malaysia. Juga bagi melanjutkan apa yang telah dibicarakan di Malaysia,

Alhamdulillah, satu hal yang sangat mengembirakan kami, Bapak Wakil Walikota sangat mendukung adanya Industri Herbal Di Pekanbaru dan akan MEMBANTU DALAM PENGURUSAN PERIZINAN BPPOM.

Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada Walikota Pekanbaru, Bapak Ayat Cahyadi dan isteri yang telah sudi menerima kedatangan kami. Semoga Ukhuwah yang terjalin ini berpanjangan, Juga apa yang kita cita-citakan untuk kemajuan ummah dipermudahkan oleh Allah swt. Amin Ya Robbal ‘Alamin.

InsyaAllah dengan berjamaah kita akan kuat!










Para peserta pelatihan melakukan praktikal mengolah obat herbal.

Alhamdulillah tanggal 28 Januari 2019 yang lalu Dr. Nurmawati Syakroni sudah kembali dari Negara Brunei Darussalam mengadakan pelatihan herbal di sana atas undangan Darusysyifa' Warrafahah, dan kembali dengan membawa satu berita gembira.

Darusysyifa' Warrafahah merupakan sebuah Yayasan Pengobatan Islam yang dinaungi oleh Kebawah Duli Yang Mulia Baginda Sultan Brunei Darussalam sendiri. Alhamdulillah, hubungan baik serta kerjasama dengan Darusysyifa' warrafahah Negara Brunei Darussalam telah terjalin sejak tahun 2012. 2 kali setiap tahun  Dr. Nurmawati akan diundang mengadakan pelatihan herbal di sana.

Insyaallah kurikulum yang telah diajarkan di Brunei ini juga akan diajarkan di dalam pelatihan-pelatihan herbal yang akan kita adakan bersama Bangkit Pengusaha Muslim, Pekanbaru, Riau.

Pelatihan herbal ini juga mendapat kunjungan langsung oleh Datuk Paduka Ahmad Bukhari, (mengenakan rompi dan peci abu-abu) sebagai Yang dipertua AJK Tadbir Darusysyifa' Warrafahah. Di dalam kerajaan Brunei Darussalam beliau menjabat sebagai naib/wakil Mufti Negara Brunei Darussalam.

Sehabis pelatihan herbal, program dilanjutkan dengan rapat antara Dr. Nurmawati Syakroni bersama Datuk Ahmad Bukhari bersama AJK Darusysyifa' Warrafahah yang lain tentang rencana membangunkan industri herbal, apotik dan pabriknya untuk Negara Brunei sendiri, juga Indonesia dan Malaysia. Satu proposal/kertas kerja insyaallah sedang disiapkan untuk dibawa menghadap Kebawah Duli Yang Mulia Baginda Sultan Brunei. Semoga Allah swt meredhai segala niat baik dan cita-cita kita semua ini. Amin ya Robbal 'alamin.

Datuk Paduka Ahmad Bukhari sedang ikut mendengar penerangan Dr. Nurmawati tentang herbal sebagai obat kanker.

Rapar bersama Tim pendidikan perawat Darusysyifa' Warrafahah bersama Datuk Paduka Ahmad Bukhari sebagai Yang Dipertua.










Foto Dr Nurmawati Bt Syakron Apt Ph D bersama Komisioner KPU Riau, Abdul Hamid, Selasa (15/1)
BANGAI.ID, PEKANBARU -- Salah seorang dosen Biologi dan Kimia Universitas Islam Riau (UIR), Nurmawati Syakroni Apt Ph D menemukan obat herbal untuk berbagai penyakit, yang ia temukan sejak beberapa tahun lalu.

Sejumlah temuan-temuannya tersebut ia peroleh melalui penelitian di labor University Putera Malaysia (UPM), dimana ia juga meruapakan salah satu peneliti di laboratorium kampus tersebut. 

"Awalnya hanya untuk satu dua penyakit yang coba saya teliti, dan mengobati tetangga serta orang-orang terdekat. Namun Allah mungkin memberikan saya amanah, Alhamdulillah cukup banyak yang mendapatkan kesembuhan, dan dari mulut ke mulut bertambah ramai yang tahu. Sampai sekarang sudah 81 jenis obat yang kami hasilkan," kata perempuan asli Dalu, Rokan Hulu ini, Selasa (15/1).

Bahkan untuk sejumlah penyakit yang diklaim belum ada obatnya, juga ditemukan oleh dosen ini, di antaranya AIDS atau HIV, Hepatitis B, demam berdarah, penyakit kulit langka, dan beberapa penyakit lainnya. 

Ia juga menyebutkan bahwa di tempat prakteknya di Malaysia, ia juga sudah berhasil menyembuhkan 8 orang penderita HIV/AIDS hingga saat ini. Hasil temuannya juga sudah dipublikasikan melalui sejumlah surat kabar di Malaysia. 

"Untuk proses kesembuhan mereka itu bervariasi, ada yang 6 bulan, dan ada juga yang mencapai 1 tahun. Tergantung dari imunitas tubuh masing-masing penderitanya," ulasnya. 

Untuk obat HIV AIDS tersebut dinamakan dengan Herba Annabat, HN57. Dengan 60 buah kapsul hanya dijual dengan harga Rp 100 ribu.

Ia berharap, agar obat-obatan herbal yang ditemukannya bisa lebih dikembangkan di Riau. Resep obat herbalnya disebutkan Nurmawati berasal dari 125 jenis tanaman, yang sebagian besar ada di Indonesia.

"Kalau dibandingkan dengan Malaysia, jumlah tumbuhan untuk herbal jauh lebih banyak di sini. Tapi kadang kita banyak yang belum tahu, dan menganggap benalu dan rumput yang tidak berguna. Jangan remehkan rumput-rumput di pinggir jalan, atau ganggang di laut Riau ini, semuanya punya khasiat," ujarnya. 

Salah seorang mantan murid Nurmawati, Abdul Hamid, yang saat ini juga penjabat sebagai Komisioner KPU Riau mengatakan, sejak kuliah dulu, Nurmawati memang sudah gemar melakukan penelitian-penelitian. 

Saat ini dikatakan Hamid, negara Brunei dan Malaysia sangat tertarik dengan obat herbal temuannya, dan berencana mendirikan pabrik obat herbal. 

"Saya mahasiswa beliau, saat ini beliau sudah sukses di Malaysia, kita support karena membanggakan nama Riau, kita juga support produk herbal ini dikembangkan di Riau, karena akan banyak membantu banyak orang," ujarnya. 

Ditambahkan Hamid, Nurmawati juga merupakan seorang apoteker, dan saat ini berencana akan mengembangkan produk herbal di Riau. 

"Kita sangat dukung, semoga ini bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat nantinya," tuturnya. 




TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dosen bercadar asal Riau temukan obat herbal untuk penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS).

Dosen bercadar asal Riau yang berhasil menemukan obat herbal untuk penyakit HIV dan AIDS itu adalah Dr Nurmawati Syakroni Apt PhD.

Dia adalah seorang dosen Biologi dan Kimia Universitas Islam Riau (UIR) yang jadi peneliti di University Putera Malaysia (UPM).

Dr Nurmawati Syakroni Apt PhD menemukan obat herbal untuk berbagai penyakit, yang ia temukan sejak beberapa tahun lalu.

Ia telah menggunakan obat ini di tempat praktiknya Rawatan Herbal An Nabaat Dr Nurmawati Syakroni.

Sejumlah temuan-temuannya tersebut ia peroleh melalui penelitian di labor University Putera Malaysia (UPM), dimana ia juga meruapakan salah satu peneliti di laboratorium kampus tersebut.

"Awalnya hanya untuk beberapa penyakit yang coba saya teliti, dan mengobati tetangga serta orang-orang terdekat. Namun Allah SWT mungkin memberikan saya amanah. Alhamdulillah cukup banyak yang mendapatkan kesembuhan, dan dari mulut ke mulut bertambah ramai yang tahu. Sampai sekarang sudah 81 jenis obat yang kami hasilkan," kata perempuan asli Dalu Dalu, Rokan Hulu, Riau ini kepada Tribunpekanbaru.com pada Rabu (16/1/2019).

Bahkan, untuk sejumlah penyakit yang diklaim belum ada obatnya, juga ditemukan oleh dosen ini.

Di antaranya obat untuk penderita HIV dan AIDS, Hepatitis B, demam berdarah, penyakit kulit langka, dan beberapa penyakit lainnya.

Ia juga menyebutkan bahwa di tempat prakteknya di Malaysia, ia juga sudah berhasil menyembuhkan 8 orang penderita HIV dan AIDS hingga saat ini.

Hasil temuannya juga sudah dipublikasikan melalui sejumlah surat kabar di Malaysia.

"Untuk proses kesembuhan mereka itu bervariasi, ada yang 6 bulan, dan ada juga yang mencapai 1 tahun. Tergantung dari imunitas tubuh masing-masing penderitanya," ulasnya.

Untuk obat HIV dan AIDS tersebut dinamakan dengan Herba Annabat, HN57, dengan 60 buah kapsul hanya dijual dengan harga Rp 100 ribu.

Ia berharap, agar obat-obatan herbal yang ditemukannya bisa lebih dikembangkan di Riau.

Resep obat herbalnya disebutkan Nurmawati berasal dari 125 jenis tanaman, yang sebagian besar ada di Indonesia.

"Kalau dibandingkan dengan Malaysia, jumlah tumbuhan untuk herbal jauh lebih banyak di sini. Tapi kadang kita banyak yang belum tahu, dan menganggap benalu dan rumput yang tidak berguna. Jangan remehkan rumput-rumput di pinggir jalan, atau ganggang di laut Riau ini, semuanya punya khasiat," ujarnya.

Salah seorang mantan murid Nurmawati, Abdul Hamid, yang saat ini juga penjabat sebagai Komisioner KPU Riau mengatakan, sejak kuliah dulu, Nurmawati memang sudah gemar melakukan penelitian-penelitian.

Saat ini dikatakan Hamid, negara Brunei dan Malaysia sangat tertarik dengan obat herbal temuannya, dan berencana mendirikan pabrik obat herbal.

"Saya mahasiswa beliau, saat ini beliau sudah sukses di Malaysia, kita support karena membanggakan nama Riau, kita juga support produk herbal ini dikembangkan di Riau, karena akan banyak membantu banyak orang," ujarnya.

Ditambahkan Hamid, Nurmawati juga merupakan seorang apoteker, dan saat ini berencana akan mengembangkan produk herbal di Riau.

"Kita sangat dukung, semoga ini bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat nantinya," tuturnya. (*)


Penulis: Alex
Editor: Nolpitos Hendri

Sumber: http://pekanbaru.tribunnews.com/2019/01/16/dosen-bercadar-asal-riau-temukan-obat-herbal-untuk-penyakit-hiv-dan-aids


PEKANBARU (CAKAPLAH) - Seorang ilmuwan asal Rokan Hulu, Riau, Dr. Nurmawati Syakroni Apt. Ph.D  mengklaim dirinya berhasil menemukan obat herbal untuk HIV/AIDS.  Sebagaimana diketahui, sampai saat ini belum ada pihak yang berhasil menyembuhkan penyakit mematikan tersebut.

 Dosen di Universitas Islam Riau (UIR) dan juga staf peneliti di University Putra Malaysia (UPM) ini menyebutkan bahwa prakteknya di Malaysia sudah berhasil menyembuhkan 8 orang penderita HIV/AIDS.

"Untuk kesembuhan mereka itu bervariasi, ada yang 6 bulan, dan ada juga yang mencapai 1 tahun. Tergantung dari imunitas tubuh masing-masing penderita," katanya kepada CAKAPLAH.com, Selasa (15/1/2019).

Untuk obatnya sendiri, bernama Herba Annabat, HN57. Dengan 60 buah kapsul hanya dibanderol dengan harga Rp100 ribu.

Dikatakan Nurmawati, dirinya berharap obat-obatan herbal yang ditemukannya ini bisa lebih dikembangkan di Riau. Resep obat herbalnya disebutkan Nurmawati berasal dari 125 jenis tanaman, yang sebagian besar ada di Indonesia.

"Jangan remehkan rumput-rumput di pinggir jalan, atau ganggang di laut Riau ini, semuanya punya khasiat," cakap perempuan bercadar tersebut.

Selain obat herbal untuk HIV/AIDS, Nurmawati juga menyebutkan bahwa dirinya juga menemukan obat herbal untuk beberapa penyakit lain, seperti penyakit kulit dan demam berdarah.

Nurmawati juga menyebutkan bahwa negara Brunei dan Malaysia sangat tertarik dengan obat herbal temuannya, dan berencana mendirikan pabrik obat herbal. 

Bahkan, Nurmawati juga mengklaim bahwa obat herbal untuk demam berdarahnya sempat akan dibeli oleh salah satu universitas di Manchester, Inggris.

"Tapi saya tak jual. Yang penting kembangkan dulu di Riau. Saya memulai ini dengan fardhu kifayah," cakapnya lagi.

Sementara itu, salah seorang pejabat publik Abdul Hamid mengatakan bahwa Dr. Nurmawati Syakroni Apt. Ph.D  merupakan dosennya saat menempuh perkuliahan di UIR dahulu.

"Saya ini merupakan mahasiswa beliau, saat ini beliau sudah sukses di Malaysia, kita support karena membanggakan nama Riau, kita juga support produk herbal ini dikembangkan di Riau, karena akan membantu banyak orang," tukas salah seorang Komisioner KPU Riau tersebut.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serba Serbi, Riau




BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU - Seorang ilmuwan asal Rohul, Dr. Nurmawati Syakroni Apt. Ph.D mengklaim bahwa dirinya sudah berhasil menemukan obat herbal untuk HIV/AIDS.

Dosen di Universitas Islam Riau (UIR) dan juga staff peneliti di University Putra Malaysia ini menyebutkan bahwa praktiknya di Malaysia sudah berhasil menyembuhkan 8 orang penderita HIV/AIDS.

"Untuk kesembuhan mereka itu bervariasi, ada yang 6 bulan, dan ada juga yang mencapai 1 tahun. Tergantung dari imunitas tubuh masing-masing penderita," kata dia kepada bertuahpos.com, Selasa 15 Januari 2019.

Dikatakan Nurmawati, dirinya berharap obat-obatan herbal yang ditemukannya bisa lebih dikembangkan di Riau. Resep obat herbalnya disebutkan Nurmawati berasal dari 125 jenis tanaman, yang sebagian besar ada di Indonesia.

"Jangan remehkan rumput-rumput di pinggir jalan, atau ganggang di laut Riau ini, semuanya punya khasiat," tambah dia.

Selain obat herbal untuk HIV/AIDS, Nurmawati juga menyebutkan bahwa dirinya juga menemukan obat herbal untuk beberapa penyakit lain, seperti penyakit kulit dan demam berdarah.

Nurmawati juga menyebutkan bahwa negara Brunei dan Malaysia sangat tertarik dengan obat herbal temuannya, dan berencana mendirikan pabrik obat herbal. 

Bahkan, Nurmawati juga mengklaim bahwa obat herbal untuk demam berdarahnya sempat akan dibeli oleh salah satu universitas di Manchester, Inggris.

"Tapi saya tak jual. Yang penting kembangkan dulu di Riau," pungkas dia.



Dr. Nurmawati bt. Syakroni (58 tahun). Seorang putera daerah Riau kelahiran Dalu-dalu, Rokan hulu, berprofesi sebagai seorang dosen. Namun sejak tahun 2013 beliau lebih menumpukan perhatian pada PUSAT RAWATAN HERBAL AN-NABAAT sederhana di rumahnya di Malaysia. Beliau bercita-cita suatu saat nanti mampu mewujudkan sebuah Rumah Sakit Herbal. Semoga Allah SWT mudahkan cita-cita beliau ini. Amin..

Beliau telah menceburkan diri sebagai pengamal pengobatan tradisional di Malaysia sejak tahun 1996. Sebagai pengamal pengobatan tradisional beliau telah berdaftar di bawah Gabungan Pertubuhan Pengamal Perubatan Tradisional Melayu Malaysia (GAPERA).

Selain kesibukan beliau di pusat pengobatan di rumahnya, beliau juga bertugas sebagai dosen terbang di beberapa tempat:
1.    Universitias Islam Riau, mengajar subjek: Mikrobiologi dan Biokimia.
2.    Cyberjaya University College of Medical Sciences, mengajar subjek: Mikrobiologi.
3.   Darussyifa Warrafahah, Negara Brunei Darussalam, mengajar subjek: Pengetahuan herbal dan Pengolahan herbal.
Di Darussyifa Warrafahah, Negara Brunei Darussalam.

Pelatihan meracik herbal
Kelayakan Akademik:
1.    Juli 1983: Lulus dari Fakulti Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yokyakarta, Indonesia. Dianugerahkan ijazah Bsc. Pharmasi.
2.    Desember 1983: Lulus dari Fakulti Farmasi, Universiti Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. Dianugerahkan Apoteker.
3.    Agustus 1995: Lulus dari Jabatan Mikrobiologi, Fakulti Sains Hayat, Universiti Kebangsaan Malaysia. Dianugerahkan ijazah Msc Mikrobiologi.
4.    Januari 2008: Lulus dari Jabatan Pertumbuhan Manusia dan Pembangunan, Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan, Universiti Putra Malaysia. Dianugerahkan ijazah Doktor Falsafah Biologi Molekul.

BIDANG PENYELIDIKAN:
General Area of Research Interest (Bidang Penyelidikan):
1.    Biology Molecular (Biologi Molekul)
2.    Clinical Biochemistry (Biokimia klinikal)
3.    Bioassay of Natural Products (Bioesei hasilan semulajadi)
4.    Molecular Pharmacology (Farmakologi molekul)

Additional experience in (Pengalaman Tambahan):
1.    Animal Tissue Culture (Kultur Jaringan haiwan)
2.    Primary cell culture (Kultur sel primer)
3.    Purification sample from natural product to get the pure compound (Penulenan bahan semula jadi untuk mendapatkan senyawaan tulen)
4.    Formulation of herb medicine (Formulasi dari ubat herbal)
5.    Molecular technique for mechanism of medicine (Teknik molekul untukmenentukan mekanisme obat)
6.    Handling animal for activity anticancer and anti diabetic (Pengendalian haiwan untuk aktiviti anti kanker dan antidiabetik)
7.    Processing and analyzing Virgin Coconut Oil (VCO) (Pemprosesan dan menganalisa Minyak Kelapa Dara (VCO)

Paten dan Produk Komersial:
-    Aqueous Bark Extract of Albizzia myriophylla As An Anti-Diabetic Agent , tahun 2010.

Anugerah yang diterima:
1.    Mendali Perak (Silver Medal) Tahun 2013. Judul Penyelidikan: Aqueous Bark Extract of Albizzia myriophylla As An Anti-Diabetic Agent. Pada pertandingan: Pecipta Malaysia.
2.    Mendali Perak (Silver Medal) Tahun 2012. Judul Penyelidikan: Aqueous Bark Extract of Albizzia myriophylla As An Anti-Diabetic Agent. Pada pertandingan: Bio Malaysia.
3.    Mendali Emas (Gold Medal) Tahun 2011. Judul Penyelidikan: Aqueous Bark Extract of Albizzia myriophylla As An Anti-Diabetic Agent. PRPI-Univ. Putra Malaysia.
4.    Mendali Perunggu (Bronze Medal) Tahun 2007 Judul Penyelidikan: Nio Cool: Virgin Coconut Oil with therapeutic properties and it functional by products. PRPI-Univ. Putra Malaysia.
5.    Mendali Perak (Silver Medal) Tahun 2006 Judul Penyelidikan: FlintTM the totally natural energy drink. PRPI-Univ. Putra Malaysia.
6.    Mendali Perunggu (Bronze Medal) Tahun 2003. Judul Penyelidikan: Anticancer, genotoxicity assessments and purification of Acanthus ilicifolius seed extract. PRPI-Univ. Putra Malaysia.



Alhamdulillah puji dan syukur kehadirat Allah SWT, pada Rabu lalu, 26 Agustus 2015, pihak Fakultas Ekonomi dan Pengurusan, Universiti Putera Malaysia, telah berkenan menjemput Dr. Nurmawati Syakroni dan memberikan beliau peluang untuk berkongsi sedikit pengetahuannya yang ada di bidang herbal dan kesehatan, di samping berkesempatan untuk berkenalan dengan para staf di Fakulti Ekonomi dan Pengurusan, UPM.

Kata alu-aluan dari Encik Mustaffa Dollah


Bagi pihak Dr.Nurmawati Syakroni, kami mengucapkan setinggi-tinggi ucapan terima kasih kepada Encik Mustaffa Dollah berserta seluruh staf beliau atas sambutan serta keakraban yang diberikan. Semoga pertemuan kita bukan hanya sampai di sini saja.

Kami juga berharap akan ada lagi dari dari persatuan staf fakultas lain atau juga Organisasi-organisasi lain yang juga berminat untuk mengadakan program seperti ini.

* Bersama kita memartabatkan warisan perubatan tradisional Melayu.


Bagi anda yang mempunyai masalah kesehatan, anda boleh terus konsultasikan masalah kesehatan anda kepada: Dr. Nurmawati  +6019-3917945

Ahad, 13 November 2011 (Koran: Mingguan Malaysia) Pengasas Herbal An-Naabat, Dr. Nurmawati Syakroni menyifatkan setiap herbal memiliki keistimewaan tersendiri.

"Di peringkat Sarjana Muda saya belajar dalam bidang farmasi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (UGM) dan banyak mempelajari jenis-jenis ubat sintetik dan fungsinya.

"Ketika melanjutkan pelajaran ke peringkat Sarjana (Master) di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan peringkat Doktor Falsafah (ph.d) di Universiti Putra Malaysia (UPM), saya telah merubah haluan dengan membuat penilitian dalam bidang herbal sebagai obat-obatan alternatif.

"Kebetulan, saya sekeluarga juga jarang mengambil obat sintetik dari klinik, tetapi menggunakan dan menghasilkan sendiri obat daripada herbal.

"Tahun demi tahun, saya telah menghasilkan berbagai ramuan herbal untuk merawat berbagai penyakit. Semuanya terjadi secara tidak langsung apabila teman-teman di kampus menceritakan masalah kesehatan yang mereka hadapi.

"Dari situ, saya mendapat idea untuk menghasilkan herbal bagi merawat penyakit yang saya ramu dengan teliti berdasarkan pengalaman dan ilmu yang telah saya dapatkan selama ini," ujarnya yang kini bertugas sebagai penyelidik di Jabatan Obstetrik dan Ginekologi, Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan, UPM Serdang.

Mengulas lanjut tentang pengalamannya bersama testimoni herbal ramuannya, Dr. Nurmawati pernah membantu seorang kakitangan makmal di UPM. Pada awalnya, beliau melihat wanita itu seperti letih dan tidak bermaya.

"Apabila saya bertanya pada wanita tersebut, ternyata dia menderita penyakit tekanan darah tinggi dan kolestrol tinggi. Kemudian saya coba membantu untuk menghasilkan ramuan herbal untuk merawat penyakit-penyakit tersebut. Dalam proses menyediakan setiap ramuan selalu saya sertai dengan sholat hajat agar diberi manfaat tanpa ada mudarat.

Selepas tiga minggu wanita itu menggunakan ramuan yang saya sediakan, dokter yang memeriksa menyatakan bahawa wanita tersebut kini bebas kolestrol dan tekanan darah tinggi.

Berawal dengan ramuan Herbal Turun Kolestrol itulah, makin ramai yang mulai mengenali saya dan menceritakan masalah kesehatan mereka. Kini saya sudah menghasilkan 77 ramuan herba dengan nama Herbal An-Nabaat," jelasnya ketika ditemui di Bandar Baru Bangi, Selangor baru-baru ini.

Meskipun pengenalan Herbal An-Nabaat hanya dari 'mulut ke mulut' dan sesekali menyertai ekspo di beberapa tempat, namun sambutannya sangat menggalakkan termasuk dari Perusahaan Sakmoto, Jepang.

Menurut wakil Sakmoto di Malaysia, Mohd Dali Abdullah, selepas tsunami melanda Jepang dan alam sekitar mereka tercemar dengan radiasi radio aktif, permintaan terhadap obat-obat herbal dari luar Jepang terutamanya Malaysia semakin meningkat.

"Selepas mencoba beberapa produk Herbal An-Naabat dan melakukan perbincangan, pihak Sakmoto di Jepang berminat mengadakan usaha sama bagi memasarkan herbal tersebut di sana. Pada tahun hadapan, pihak perusahaan kami akan membawa Dr. Nurmawati ke Jepang untuk meneruskan penyelidikan dan mengkomersialkan Herbal An-Naabat di Jepang. Tahun ini, Sakmoto telah memesan minyak kelapa dara dan minyak herbal," ujar Mohd Dali.

Ujarnya lagi, pihak Sakmoto telah berbincang dengan Profesor Dr. Rozita Rosli bagi pihak Institut Bio Sains (IBS), UPM, untuk menjadikan IBS sebagai Pusat Penyelidikan Herba di Asia. Hasil penyelidikan tersebut akan turut dikomersial ke Jepang dan Korea Selatan.

Kesemua ramuan herbal tersebut diperoleh daripada bahan-bahan dari alam seperti akar-akar kayu dan tumbuh-tumbuhan yang terdapat di Malaysia.

Oleh RABIATUL ADAWIYAH KOH ABDULLAH
adawiyah.koh@utusan.com.my

Sumber: utusan.com.my


Alhamdulillah untuk kedua kalinya pada tanggal 16,17 dan 18 Desember 2010 yang lalu, Herbal An-Nabaat telah berada di Pekanbaru, Riau, Indonesia, iaitu tepatnya di Universitas Islam Riau, bertujuan bagi memperkenalkan produk Herbal An-Nabaat pada masyarakat di sana. Alhamdulillah kami mendapat sambutan yang sangat menggalakkan, disamping itu kami amat berterima kasih kerana kunjungan kami ini juga mendapat liputan dari stasiun televisi setempat. Mudah-mudahan kunjungan kami ke Pekanbaru kali ini dapat menjadi permulaan yang baik bagi kami memperkenalkan Herba An-Nabaat di Indonesia.

ALAMAT KAMI DI INDONESIA:

RUMAH SEHAT AN-NABAAT
(DR. NURMAWATI SYAKRONI Apt. Ph.D)
Jln. Garuda Sakti Km. 7.5
Masuk Jln. Kijang Putih. Gg. Herbal
Desa Karya Indah. Kec Tapung
Kab. Kampar. 28464 Riau

Lihat google map:
https://goo.gl/maps/ziRqfo6cVQA2

As'ad Tambusai
0813-72175729 (call/sms/whatsapp)
E-mail: annabaatriau@hotmail.com




DURIAN TUNGGAL, 17 Feb (Melaka Hari Ini) Kolej Antarabangsa Sains dan Teknologi Melaka (MiCOST) dengan kerjasama seorang pakar farmasi dari Jabatan Obstetrik dan Ginekologi, Fakulti Sains Perubatan dan Sains Kesihatan, Universiti Putra Malaysia (UPM) telah menemui sejenis penawar berasaskan herba untuk rawatan kanser.

Ketua Eksekutif, MiCOST, Prof. Dato' Dr, Mohd Razali Agus berkata, Herba Rawat Kanser yang dihasilkan oleh Dr. Nurmawati Syakroni dari UPM bakal dikomersialkan melalui penubuhan Pusat Penyelidikan Farmaseutikal Tanaman Herba MiCOST, sedikit masa lagi. Katanya, Herba Rawat Kanser tersebut dilihat berkesan bagi menyembuhkan penyakit kanser tahap 1, 2, 3 dan 4.

"Beberapa pesakit yang mengambil Herba Rawat Kanser mula memperlihatkan tanda-tanda positif untuk sembuh dan ini telah menyakinkan kami untuk mengketengahkan herba berkenaan untuk pasaran komersial," ujarnya ketika ditemui selepas melawat Mohd Fariz Mohd Zin, 16 yang menghidap ketumbuhan dipercayai kanser di Kampung Pantai Belimbing, di sini petang tadi.

Mohd Razali memberitahu, beliau telah memberikan Herba Penawar Kanser dan Minyak Kelapa Dara kepada Mohd Fariz sejak sebulan lalu. "Alhamdulillah, ketumbuhan yang dideritai mulai susut, berbanding keadaannya sebelum ini," jelas beliau. Katanya, MiCOST bersama Dr. Nurmawati yang juga pakar rujuk dan perunding kehormat MiCOST akan membuat pemantauan lanjut tentang penyakit yang dideritai Mohd Rizal.

Sementara itu, Mohd Rizal ketika ditemui berkata, terdapat beberapa perubahan yang dirasai setelah mengambil Herba Rawatan Kanser itu. "Saya rasa ada perubahan sedikit. Bengkak di bahagian pipi juga mulai susut dan tak rasa berat sangat seperti sebelum ini. Atas nasihat Dr. Razali dan Dr. Nurmawati, InsyaAllah saya akan terus mengambil herba berkenaan," ujarnya yang juga pelajar SMK Seri Pengkalan.

Sumber: Melaka Hari Ini


Matlamat kami ialah untuk dapat menyediakan pengobatan alternatif dengan menggunakan bahan 100% bahan herbal alami, yang selamat dan halal serta berkesan untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Dr. Nurmawati Syakroni Apt. Ph.D telah menghasilkan 81 ramuan herbal, yang diramu dari 125 jenis tanaman herbal alami. Setiap ramuan mempunyai khasiatnya yang tersendiri secara tradisional.

Khasiat ramuan-ramuan tersebut antaranya sebagai pengobatan alternatif secara tradisionalnya dapat membantu merawat penyakit-penyakit seperti berikut:

Kolesterol, Darah Tinggi, Diabetes, Stroke, Jantung, Hepatitis B, Leukemia, Kanker, Kista, Polyp, Batu Ginjal, Batu Hempedu, Maag dan Penyakit Lambung, Wasir, Hernia, Asam Urat, Prostat, Tenaga lelaki, Impotensi, Belum mendapat Anak, Melancarkan Haid, Selepas Bersalin, Tambah Air Susu, Merapatkan kewanitaan, Keputihan, Menopause, Migrain, Sinusitis, Asma, Batuk, Flu, Demam, Penyakit Tangan, kaki & Mulut, Angin di dalam badan, Insomnia, Stress, Kecerdasan, Ketagihan Rokok & Narkoba, Penyakit-penyakit Mata, Hiv & Aids, Psoriasis, Ekzim, Vitiligo, Tiroid, Filariasis, Athritis, Epilepsi, Thalasemia, Menyuburkan Rambut, Diare, Tambah Selera makan dan lainnya.

Bagi anda yang mempunyai masalah kesehatan yang terpencil, yang mungkin tidak tercantum di sini, anda boleh konsultasikan masalah kesehatan anda itu kepada Dr. Nurmawati Syakroni bagi mendapatkan satu ramuan baru dan khusus untuk penyakit tersebut.

Untuk pertanyaan boleh hubungi wakil kami di Riau, Indonesia:

AS'AD TAMBUSAI
0813-72175729 (call/sms/whatsapp)
E-mail: annabaatriau@hotmail.com

Atau anda juga boleh membuat temujanji..
dan datang ke alamat kami:

RUMAH SEHAT AN-NABAAT
(DR. NURMAWATI SYAKRONI Apt. Ph.D)
Jln. Garuda Sakti Km. 7.5
Masuk Jln. Kijang Putih. Gg. Herbal
Desa Karya Indah. Kec Tapung
Kab. Kampar. 28464 Riau

Lihat google map:
https://goo.gl/maps/Rbzs39TPzau

WAKTU OPERASI:
Setiap Hari : Senin - Minggu
8.00 - 18.00 (WIB)

Waktu Rehat:
Setiap masuk waktu Solat
20 - 30 menit

Di Malaysia:
RUMAH SIHAT AN-NABAAT
(DR. NURMAWATI SYAKRONI APT. PH.D)
Lot 2445-F, Jenderam Hilir
Bt 26 Bt 30 Jln Kajang Dengkil
43800 Dengkil, Selangor Darul Ehsan
Malaysia
Tel : +6019-3917945

Blog: www.an-nabaat.blogspot.com (Malaysia)

Hubungi Kami

"Apakah anda punya masalah kesehatan? seperti kanker, kista, asam urat, diabetes, darah tinggi atau masalah kesehatan yang lain? Sementara anda juga sudah puas berobat ke Dokter/Rumah Sakit?"

"Di sini kami ingin membantu anda. Alhamdulillah dengan izin Allah SWT, ramai yang telah berhasil sembuh.. Bagaimana pula dengan anda?

Untuk pertanyaan atau konsultasi kesihatan,
hubungi pakar kami:

Dr. Nurmawati bt. Syakroni Apt. Ph.D
Pharmacist (UGM, Yogyakarta)
Microbiologist (UKM)
Moleculer Biologist (UPM)
+6019-3917945 (call/sms/whatsapp)

Atau hubungi wakil kami di Riau, Indonesia:

AS'AD TAMBUSAI
0813-72175729 (call/sms/whatsapp)
E-mail: annabaatriau@gmail.com

Atau buat temujanji
dan datang ke alamat kami:

RUMAH SEHAT AN-NABAAT
(DR. NURMAWATI SYAKRONI Apt. Ph.D)

Jln. Garuda Sakti Km. 7.5
Masuk Jln. Kijang Putih. Gg. Herbal
Desa Karya Indah. Kec Tapung
Kab. Kampar. 28464 Riau
Indonesia

Lihat google map:
https://goo.gl/maps/Rbzs39TPzau

WAKTU OPERASI:
Setiap Hari: Senin - Ahad
8.00 - 18.00 (WIB)

Video Herbal An-Nabaat